Langsung ke konten utama
Cara Menanam Cabai Di Dalam Pot
- Pemilihan Benih Cabe
Benih untuk budidaya cabe bisa didapatkan melalui dua cara, yakni dengan membeli di toko benih atau membenihkan sendiri.
- Pembibitan/Persemaian
Pembibitan cabai untuk penanaman dalam pot sama halnya dengan pembibitan cabai untuk ditanam untuk di lahan penanaman secara intensif. Namun cabai yang ditanam langsung ke dalam pot akan berbunga dan panen lebih cepat dari bibit yang disemai di persemaian terlebih dahulu. Hal ini di karenakan tidak adanya masa dormansi akibat pindah tanam. Berikut Ini Panduan untuk Pembibitan Cabai di dalam pot atau polybag yang benar :
- Media semai terdiri dari campuran tanah, arang sekam dan pupuk kompos atau kandang dengan perbandingan 2 : 1 : 1.Atau, jika tidak ada arang sekam gunakan tanah dan kompos dengan perbandingan 1 : 1. Sebelum digunakan Ayak semua bahan sebelum di campurkan.
- Buat naungan di tempat penyemaian untuk menghindari terik matahari dan air hujan yang deras. Lindungi denan jaring pelindung hama atau serangga. Basahai media semai agar kelembabannya tetap terjaga.
- Setelah media semai siap, rendam benih cabe dengan air hangat selama kurang lebih 3 jam. Jangan gunakan biji yang mengapung. Masukkan setiap biji cabe ke dalam polybang sedalam 0,5 cm dan tutup dengan kompos halus.
- Siram polybag pembibitan setiap pagi dan sore dengan menggunakan gembor yang halus agar air siraman tidak terlalu besar dan menyebabkan benih terlontar keluar media.
- Selanjutnya siram secara rutin dan awasi pertumbuhannya. Bibit cabe siap untuk dipindahkan setelah 4 minggu disemaikan atau setelah 4-5 helain daun.
- Media Tanam
Jenis tanah yang sesuai untuk tanaman cabai adalah andosol yang berwarna gelap (menunjukkan kaya bahan organik) sampai tanah latosol, regosol, ultisol, hingga grumusol. Tanah yang paling sesuai untuk cabai adalah tanah yang berstruktur remah, gembur, tidak terlalu liat dan tidak terlalu porous serta kaya bahan organik. Untuk lebih memperkaya kandungan unsur hara media tanam. Anda dapat mencampurkan tanah, sekam padi dan pupuk kandang (kompos). Perbandinganya 1 : 1 : 1 atau 2 : 2 : 1.
- Cara Menanam Cabe Di Pot Agar Cepat Berbuah
Penanaman sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sore hari. Hal ini dilakukan unutk menghindari cabe dari strees.Usahakan penanaman dilakukan serentak dalam satu hari.
Agar cabe berbuah dengan lebat maka Anda harus melakukan pemupukan. Pemupukan dilakukan setidaknya setiap satu minggu sekali dengan pemberian dosis yang lebih rendah. Sebaiknya gunakan pupuk cair.
- Pengendalian Hama dan Penyakit
Pada Umumnya, seranga penyakit pada cabai terjadi saat musim hujan. Ada dua penyakit penting yang sering menyerang cabai, yakni layu fusarium dan layu bakteri yang disebabkan oleh cendawan fusarium dan bakteri psudomanas. Dua penyakit in bisa mematikan tanaman dan menyebabkan kegagalan panen.
Untuk mengatasi dua hal tersebut Anda dapat menggunakan pestisida alami. Yakni dengan menggunakan Ekstrak dari daun mimba, dan Anda juga dapat menggunakan Serai atau mindi sebagai pestisida Alami.
- Panen
Setelah cabai berumur 2 hingga 3 bulan setelah masa tanam. Biasanya Cabai sudah bisa dipanen, pada tahap ini satu batang bisa menghasilkan 10 buah cabai. Setelah berumur 5 hingga 6 bulan satu batang cabai mampu menghasilkan 25 buah cabai. Perlu Anda ketahui dalam memanen cabai sebaiknya dilakukan pada pagi haru atau saat embun sudah mengering. Hindari memanen cabai pada siang atau malam hari.
Lebih Lengkapnya Baca di :https://dewitani.com/
Komentar
Posting Komentar